Kutapaki kaki langit yang menaut arah langit. SEtiap langkahnya kuusahakan aku menikmatinya. Tak usadari bahwa ada sependar tajam mata menatapku dari kejauhan. Siapa dia, sudah berapa lama ia di sana?
Seorang lelaki jangkung dengan jenggot yang yang hampir menutup pipi dan dagunya. Jambang penuh di sekitar telinga. Tatapannya tajam. Mata yang familiar. tapi kau tak kenal. [...]
Arsip untuk ‘prosa’ Kategori
Bianglala
Diposkan dalam prosa, Label cerpen pada Maret 28, 2008 | 1 Komentar »